Sementara Pelaksana Harian Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Hani, mengatakan terdapat kesenjangan vaksinsi COVID-19 antara dosis pertama dan dosis kedua.

“Karena banyak masyarakat yang belum belum mau untuk melakukan vaksin dosis kedua,” terang dr. Hani.

Selanjutnya pada Puskesmas Sikumana dalam pengamatan Wawali, proses pendataan alur informasi tercatat secara baik pada papan informasi. Setiap kelurahan diberikan informasi mengenai jumlah penerima vaksin dan data terus diperbarui tiap harinya.

Sesuai data yang diperoleh sasaran penerima vaksin diatas 18 tahun berjumlah 46.108 orang dengan rincian 7.056 orang sudah divaksin dan 39.052 orang yang belum divaksin. Artinya masih sekitar 82% masyarakat di 6 kelurahan yang masuk pelayanan Puskesmas Sikumana yang belum di vaksin antara lain; Sikumana, Naikolan, Oepura, Kolhua, Belo dan Fatukoa.

Kemudian Puskesmas Bakunase, dimana target penerima vaksin berjumlah 39.880 orang yang berusia di atas 18 tahun yang tersebar di kelurahan se-Kecamatan Kota Raja. Pada Puskesmas Bakunase total pelayanan vaksin jenis Sinovac berjumlah 12.586 dosis dan jenis Astra Zeneca berjumlah 1.330 dosis dengan sisa stok vaksin berjumlah 34 vial. Untuk pelayanan vaksin jenis Sinovac dosis 2 masih membutuhkan sekitar 160 vial.