Sementara itu, Direktur RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, dr. Veronica Immaculata Djelulut mengaku kesulitan untuk menyesuaikan konstruksi ruangan atau gedung dengan kebutuhan di tengah pandemi ini. Meski demikian, pihaknya berusaha mengerjakan beberapa hal agar disesuaikan dengan kondisi pandemi.

“Kondisi COVID-19 ini kondisi yang tidak terbayangkan sebelumnya. IGD kita seperti IGD pada umumnya. Dengan kondisi ruangan yang sejak awal tidak dikondisikan untuk COVID-19. Tapi kami coba semuanya. Nanti kalau ketemu permasalahan pada hari-hari ke depannya, kami akan menyesuaikan,” tutur Veronica sebagaimana dilansir Media Indonesia.

Terpisah, Humas RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Lorens Guntur, mengatakan masukan dari Wakil Ketua DPRD Manggarai agar desain ruanganya diatur, untuk menjamin keamanan pasien lain, (non COVID, red) kini telah ditindaklanjuti.

“Terkait ini, sebenarnya sudah ada pemisahan pelayanan. Sudah disiapkan IGD COVID, proses pemisahan pelayanan COVID atau non COVID setelah dilakukan screening oleh petugas IGD,” ungkap Lorens.