Terhadap penambahan kasus baru dari klaster Mahasiswa/i, Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai telah berkoordinasi dengan Panitia KKN Unika St. Paulus Ruteng, terkait penanganan lanjutan dan juga penelusuran kontak erat.

Lody Moa mengatakan, kasus baru harian COVID-19 klaster mahasiswa/i Unika St. Paulus Ruteng merupakan kasus harian yang tertinggi ketiga, sejak pandemi COVID-19 melanda masyarakat di Kabupaten Manggarai.

“Penambahan kasus baru COVID-19 ini, merupakan hasil dari pemeriksaan sampel SWAB Rapid Diagnostik Test Antigen (RDtAg) yang dilakukan oleh 2 Laboratorium Swasta yang bekerjasama dengan pihak Panitia KKN Unika St. Paulus Ruteng,” jelasnya.

Lody Moa menyampaikan, upaya menghentikan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Manggarai membutuhkan kerja ekstra keras yang menuntut tanggung jawab, kesadaran diri, kewaspadaan, kerja bersama, antara Warga masyarakat, dunia pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Satgas COVID-19 yang sudah terbentuk, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan serta Desa/Kelurahan.

Mengingat masifnya peningkatan jumlah kasus baru COVID-19 per hari di Kabupaten Manggarai, yang juga diikuti dengan peningkatan jumlah kematian Pasien COVKD-19, peringatan dini, buat seluruh warga Manggarai, agar lebih bertanggung Jawab, bekerja bersama serta Disiplin patuhi protokol kesehatan.

Giat pencarian dan penelusuran kontak kasus yang dilaksanakan Satgas COVID-19 terus dilakukan, untuk mencegah penularan lebih lanjut, serta memastikan semua pasien yang terkonfirmasi COVID-19 mendapatkan pelayanan atau perawatan memadai, dan menjalankan isolasi mandiri baik di rumah maupun Karantina terpusat di wisma Atlit Golodukal, semuanya dalam pengawasan satgas COVID-19.

Surveilans, testing, dan treatment, terus diaktifkan dan pasien terkonfirmasi COVID-19 diwajibkan menjalankan isolasi mandiri dan karantina terpusat, demi menyelamatkan kehidupan bersama,” papar Lody Moa.

Sejak tanggal 06 Juni 2021 sampai dengan hari ini, Rabu (21/07/2021) Jam 12:42 Wita, Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai melaporkan, terdapat 19 kasus kematian akibat COVID-19 dan telah menginfeksi 958 orang, dinyatakan sembuh 335 orang, sedang menjalankan Isolasi di Rumah 623 orang, karantina terpusat wisma atlit 58 orang dan yang mendapatkan perawatan di Rumah sakit Umum dr. Ben Mboi 39 orang, sedang mendapatkan perawatan di ruang isolasi ICU 16 orang dan perawatan di ruang isolasi 23 orang. (*)