Menurutnya, manfaat yang didapat dari tabungan pendidikan, adalah untuk menopang biaya sekolah anak ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ketika sudah pindah jenjang pendidikan dan orang tua tidak sanggup, maka bisa menggunakan uang tabungan mereka untuk membiayai pendidikan,” terangnya.

Kades Mesak Adu mengisahkan, awalnya Pemdes Tuamese kesulitan mengajak masyarakat menabung di Bank NTT, karena mereka masih awam terhadap program dan manfaat tabungan.

“Masyarakat masih bingung, bahwa jika jabatan Kepala Desa selesai, bagaimana dengan tabungan mereka. Saya jelaskan bahwa, jabatan Kepala Desa akan berakhir tetapi tabungan di Bank akan tetap ada,” jelas Kades Tuamese.

Saat ini, pihaknya terus memberikan edukasi keuangan, sehingga kesadaran masyarakat untuk menabung di Bank NTT semakin besar.

“Jadi tiap bulan ada petugas yang datang mengambil tabungan mereka untuk dipindahkan ke Bank NTT, setiap tanggal 13 yang merupakan hari Posyandu anak di Desa Tuamese,” ungkapnya.

Desa Tuamese juga merupakan salah satu Desa Binaan Bank NTT, sehingga Mesak Adu menegaskan pihaknya akan terus membangun kemitraan dengan Bank NTT, demi kepentingan pembangunan ekonomi masyarakat Desa Tuamese.