“Namun, yang pasti hanya satu. Yaitu mendapatkan kepercayaan dari rakyat,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam banyak kasus politik lokal, selalu beroperasi kekuatan politik identitas kedaerahan dan kesukuan akan berhadapan dengan kekuatan politik transaksional.

“Sekarang tergantung rakyat Sabu yang menentukan masa depan daerah dengan memberikan kepercayaan kepada salah satu diantara dua Paslon yang bertarung nanti,” pungkasnya. (*)