“Dana yang dibutuhkan untuk operasi sangat besar, kami tidak memiliki uang yang cukup,” tuturnya.
Dikisahkan, bayi Rafael diketahui tak memiliki lubang anus setelah dilahirkan di Puskesmas Pau 15 hari yang lalu. Dokter di RSUD Ruteng sudah membuat lubang buatan sementara di bagian perut agar Rafael bisa buang air besar.
Mendengar informasi tersebut, petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu Bripka Andi Darma, sempat berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani bayi tersebut.
Menurut keterangan dari dokter pada Senin (28/6), bayi tersebut harus sesegera mungkin dioperasi untuk pembuatan lubang anusnya.
Bayi tersebut rencananya akan dirujuk ke RS Sanglah Denpasar, Bali karena fasilitas di RSUD Ruteng belum memadai.
Kedua orang tua bayi Rafael saat ditemui media ini hanya pasrah pada keadaan, karena ekonomi keluarga mereka sangat tidak mampu.
Sebelumnya bayi Rafael telah mendapatkan bantuan perdana dari Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo S.I.K.
Jika Bapak Ibu sekalian ingin membantu biaya operasi bayi Rafael
Bisa disalurkan melalui Nomor Rekening BRI 4730-01-044259-53-9 atas nama Melkior Tunti (Bapak dari bayi Rafael)



Tinggalkan Balasan