“Saya berpikir, pandemi yang melanda ini pun adalah jalan Tuhan untuk kami bisa membenahi Dekranasda NTT menjadi lebih baik,” katanya.

Julie menjelaskan, sepanjang ini, Dekranasda NTT terus mencari dan menggali berbagai UMKM yang ada di kabupaten/kota se-NTT, guna dibantu berbagai hal yang diperlukan dari hulu ke hilirnya.

“Semangat UMKM sangat tinggi, namun masih punya kekurangan baik itu modal, ilmu pengetahuan serta pemasaran. Nah, di sini kami bantu. Sekaligus menaikan standarnya,” tandasnya.

Dia juga mengungkapkan, aplikasi E-Commerce milik Dekranasda NTT ini masih butuh penyempurnaan, serta masukan dari semua pihak. Jika telah sempurna, maka akan dilakukan grand launching.

“Saya berharap ini bisa semakin memperluas jaringan bisnis yang dapat menghubungkan secara langsung UMKM di NTT,” tuturnya.

Staf Bidang Inovasi, Humas dan Publikasi Dekranasda NTT, Beny Leonard menjelaskan, tidak dapat dipungkiri kalau saat ini merupakan zaman digital, sehingga semua orang dituntut untuk menguasai teknologi.