“Untuk bapak ibu, orang tua wali, saya harap daftarkan anaknya di BMS Kupang, jika sudah menyelesaikan pendidikan di tingkat TK maupun SD,” ujar Oktovianus dalam sambutannya.

Menurut dia, Bouyant Montessori School merupakan sekolah yang telah beradaptasi dengan kebutuhan aktual dunia dalam era globalisasi.

“Karena itu saya harap dari TK langsung pindah ke SD, dan dari SD bisa langsung pindah ke SMP Bouyant Montessori School,” tuturnya.

Oktovianus menegaskan, berdasarkan hasil penilaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, 80% kontribusi terhadap perbaikan mutu pendidikan, berasal dari sekolah-sekolah swasta.

Hal ini karena sekolah swasta dikelola dengan disiplin, dan ditunjang oleh guru-guru sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan di sekolah.

Ia pun memberikan ucapan selamat kepada Yayasan Generasi Cahaya Bangsa yang telah membimbing, dan mengajar para generasi bangsa, untuk bisa memberi dampak terhadap pembangunan di negara ini.

Dalam sambutannya, Oktovianus meminta guru dan pegawai di Bouyant Montessori School agar menjalani vaksinasi, untuk persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang direncanakan mulai digelar pada bulan Juli 2021 mendatang.

Selain itu, kesiapan fasilitas penunjang di sekolah seperti sarana cuci tangan, toilet yang bersih, dan persetujuan orang tua, wajib dipenuhi pihak sekolah sebelum menggelar KBM tatap muka.

Ketua Panitia Wisuda, Anastasia Desty mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun kedua BMS Kupang melaksanakan wisuda bagi siswa TK dan SD.

“Tahun ini sebanyak 16 peserta didik yang diwisudakan. Dan ini merupakan tahun kedua kami laksanakan wisuda bagi siswa siswi Buoyant Montessori School,” jelas Desty kepada wartawan.

Menurutnya, siswa siswi yang diwisuda hari ini menerima ijazah, selempang, boneka, dan bunga untuk diberikan kepada para guru dan orang tua, sebagai bentuk terima kasih.

“Ada juga acara pelepasan balon sebagai simbol sesuai dengan tema kita yaitu Let’s Fly Higher, yaitu anak-anak telah siap untuk naik ke level selanjutnya,” terangnya.