TNI dan Polres Mabar Gelar Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila

  • Bagikan
Pose bersama usai apel peringatan Hari Lahir Pancasila / Foto: Yhono Hande

Labuan Bajo, KN – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasia, Polres Manggarai Barat beserta jajaran TNI-Polri dan instansi terkait menggelar apel di lapangan Mapolres Manggarai Barat, Senin 1 Juni 2021, sekira pukul 08:00 Wita.

Kegiatan itu digelar dengan mengusung tema ‘Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh’, yang dipimpin langsung oleh Danlanal Labuan Bajo, Mayor Laut (KH) Budi Purwoto, S.T, M.T. dan Kanit Regident Sat Lantas Polres Mabar IPDA I Nyoman Budha Tenaya di percaya sebagai Komandan upacara.

Dalam amanat yang dibacakan Danlanal Labuan Bajo, Mayor Laut (KH) Budi Purwoto, S.T, M.T. mengatakan, Pancasila merupakan satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr. Sukarno, pada Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

Menurutnya, hari lahir Pancasila digelar ditengah pandemi Covid-19, dapat menguji kepatuhan dan ketenangan dalam mengambil setiap langkah dan kebijakan yang cepat dan tepat.

“Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakan kita semua dalam mengatasi tangangan dan menggerakan rasa kepedulian untuk berbagi,” jelasnya.

“Selain itu dapat memperkokoh persaudaraan dan kegotong royongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri, serta menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi kesulitan dan tantangan yang kita dlhadapi,” ucapnya menambahkan.

Dia mengungkapkan, nilai luhur Pancasila harus wajib dihadirkan secara nyata dalam kehidupan. Pancasila harus menjadi nilai yang hidup dalam kebijakan dan keputusan pemerintah, serta nilai yang terus hidup dan bergelora dalam semangat rakyat Indonesia.

“Sehingga tidak henti saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pisat hingga daerah, untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang dalam kesulitan, dan melayani masyatakat tanpa membedahkan suku, ras, maupun agama. Serta memenuhi kewajiban kita untuk melindungi segenap bangsa di seluruh tumpah dara Indonesia,” pintanya.

BACA JUGA:  Soal Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Wae Codi, Ini Penjelasan Kapus

Selain itu, Danlanal juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan. “Seperti saling membantu, bergotong royong dan selau optimis bahwa, bangsa kita merupakan bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menhadang,” ujarnya.

Katanya, kekurangan dan kelemahan bukan merupakan halangan untuk terus maju. Karena kekurangan harus diperbaiki bersama, sehingga menjadi momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan menjadi bangsa yang kuat dan mandiri yang berdiri kokoh diatas kaki sendiri.

“Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah. Tahun ini atau bahkan tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi. Situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebanyak 215 negara di dunia berada pada situasi dan kondisi yang sulit seperti Indonesia. Dan harus disadari bahwa, semua negara tengah berlomba untuk menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun pada sektor ekonomi.

“Sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenag. Kita harus optimis untuk menciptakan peluang di tengah kesulitan. Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Di akhir sambutan, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk membuktikan ketangguhan bangsa untuk memenangkan masa depan, demi mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Turut hadir dalam upacara itu, seluruh Forkopimda Kabupaten Mabar, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Mabar, pejabat utama Polres Mabar, personel TNI-Polri dan Instansi terkait.*

  • Bagikan