Anggota DPRD Fraksi Partai Berkarya ini juga menyesalkan kinerja Taman Nasional Kelimutu (TNK) yang dinilai sangat lamban dan terkesan masa bodoh terhadap kondisi di Danau Kelimutu.
“Iya kenapa saya sampaikan itu, karena berdasarkan pengakuan yang disampaikan oleh P3MK bahwa mereka sudah berulang kali mendatangi TNK untuk menyampaikan peristiwa tersebut, namun tidak ada tindakan nyata,” tandasnya.
Sementara Yohanes Don Bosco Rega, anggota DPRD Fraksi NasDem menyampaikan, hal terpenting dari Rapat Dengar Pemdapat (RDP) harus mampu melahirkan sebuah keputusan berupa rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang berkepentingan.
“Terkait dengan turunya debiat air Danau Kelimutu, saya merekomendasikan Pemerintah Daerah wajib menyiapkan anggaran agar mampu membiayai lembaga riset independen untuk mengetahui penyebab secara pasti terjadinya fenomena tersebut,” katanya.*





Tinggalkan Balasan