Gubernur NTT Ancam Bom Nelayan Nakal yang Gunakan Bahan Peledak

  • Bagikan
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat menyampaikan sambutan pada acara puncak API 2020 di Labuan Bajo / Foto: Istimewa

Labuan Bajo, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat memberikan peringatan keras kepada nelayan nakal yang sering membom ikan di perairan NTT.

Menurut Gubernur Viktor Laiskodat, karang-karang yang ada di Indonesia, merupakan yang terbaik di seluruh dunia. Tetapi sekarang hancur karena bom ikan.

Kekayaan alam yang indah tersebut merupakan lukisan ilahi, sehingga jangan ada yang merusak keindahan itu.

“Kepada mereka-mereka yang bom ikan di wilayah Nusa Tenggara Timur, ini peringatan terakhir. Kalau bapak-bapak bom ikan, saya bom bapak,” tegas Gubernur NTT saat menyampaikan sambutan dalam acara puncak Anugerah Pesona Indonesia 2020 di Labuan Bajo, Kamis 20 Mei 2021.

“Dari tempat ini, saya mendeklarasikan itu, karena saya lebih mencintai alam yang akan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” sambung Laiskodat.

Politisi Partai Nasdem ini menyampaikan, pelatihan dan pendampingan terus diberikan kepada nelayan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Namun pesan-pesan keras juga terus disampaikan kepada para nelayan nakal, yang selama ini menggunakan bom di perairan NTT.

Gubernur Viktor juga mengajak semua pihak untuk menjaga keindahan dan keragaman dengan tidak perlu berbasa-basi, dalam semangat kenusantaraan.

BACA JUGA:  Keuskupan Ruteng Peringati Hari Pariwisata Sedunia di Lingko Meler

Tidak lupa, Laiskodat meminta bantuan Kapolda dan Danlantamal untuk ikut serta memerangi nelayan yang sering bom ikan di NTT.

Untuk diketahui dalam ajang API 2020, Provinsi NTT berhasil keluar sebagai juara umum, dengan meraih 8 penghargaan.

Kategori Surga Tersembunyi diraih oleh Mulut Seribu di kabupaten Rote Ndao yang berhasil duduk di peringkat II.

Kategori Makanan Tradisional juara I diraih oleh daging Se’i provinsi NTT.

Kategori Destinasi Belanja juara I diraih Sentra Tenun Ikat Ina Ndao di Kota Kupang.

Pada kategori Wisata Air, juara II diraih Island Hopping Pulau Meko di Kabupaten Flores Timur.

Kategori Dataran Tinggi juara I diraih Fulan Fehan di Kabupaten Belu.

Kategori Kampung Tradisional, juara I diraih Kampung Adat Namata di Kabupaten Sabu Raijua.

Kategori Destinasi Baru, juara II diraih Pulau Semau di Kabupaten Kupang.

Sedangkan Kategori Situs Sejarah, juara I diraih Liang Bua Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Anugerah Pesona Indonesia  merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia.

Kegiatan ini juga mendorong peran serta berbagai pihak terutama pemerintah daerah, untuk lebih berupaya mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing.*

  • Bagikan