Meski demikian, kata dia, debit air yang mengalir dari mata air induknya masih cukup banyak. Tetapi tidak sebanyak pasca badai yang menggenangi lahan pertanian warga hingga penuh.

“Sekarang di got masih mengalir banyak, tetapi tidak kembali penuh macam itu hari lagi. Karena tujuh mata air itu sudah kering,” jelasnya/

Menurutnya, usai danau tersebut menjadi kering, masyarakat setempat akan kembali menggunakan lahan tersebut untuk menanam sayuran seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Karena lokasi itu terbentuk menjadi danau, warga sekitar yang berprofesi sebagai petani sayur terpaksa bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” tandasnya.*