Selain itu, di Kecamatan Malaka Tengah, luas lahan 1725 Ha, kerusakan akibat banjir 75 Ha dan yang mengalami kerusakan akibat banjir seluas 75 Ha.
Di Kecamatan Laenmanen luas lahan 502 ha, kerusakan akibat banjir 31 ha. Kecamatan Kobalima luas lahan 760 ha, kerusakan akibat banjir 45,1 ha dan kekurangan air 400 ha.
“Jadi total keseluruhan beberapa kecamatan itu, untuk luas lahan sebesar 5082 ha, kerusakan akibat banjir 1557 ha dan yang mengalami kekurangan air 1934 ha. Lahan-lahan itu terdapat tanaman yang hampir seluruhnya belum dipanen,” rinci Fransiskus.
Dia menambahkan, saluran primer tersebut segera dikerjakan sehingga aliran air bisa berfungsi dan masalah kekringan lahan masyarakat dapat ditanggulangi
“Kami juga melalui staf dan penyuluh pertanian terus memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk mencari solusi terbaik,” tandasnya.*



Tinggalkan Balasan