Dua Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Ben Mboi Ruteng

Lodovikus D. Moa / Foto: Yhono

Ruteng, KN – Kabupaten Manggarai kembali mencatatkan penambahan jumlah kasus kematian akibat Covid-19.

Peningkatan jumlah kasus kematian Covid-19 diikuti pula dengan peningkatan jumlah pasien yang terpapar Covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa mengatakan, pada Jumat dan Sabtu (30 s/d 1/05/2021), tercatat ada 2 kasus kematian akibat Covid-19.

Penambahan 2 kasus kematian akibat Covid-19 ini, menambah deretan panjang angka kematian. Sejak pandemi Covid-19 menyerang, total kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Manggarai mencapai 24 kasus.

Dua pasien terakhir yang meninggal dunia di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng adalah Tn. D.M (70) dan Ny. A.A (78). Pasien pertama meninggal dunia pada Jumat 30 April 2021, dan pasien kedua pada Sabtu 1 Mei 2021.

“Pemakaman kedua korban mengikuti Protokol Covid-19,” ujar Lody Moa dalam siaran Pers yang diterima media ini.

Sampai dengan Minggu 2 Mei 2021, Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai melaporkan total 2.095 warga yang sedang menjalankan isolasi.

BACA JUGA:  PMKRI Cabang Ruteng Minta BPOLBF Dibubarkan, Ini Alasannya

Sementara yang menjalani karantina mandiri di rumah akibat terpapar Covid-19 ada 174 orang, dan masyarakat yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 tercatat 1.896 orang.

Mempertimbangkan Angka kesakitan dan Angka kematian akibat Covid-19 yang terus bergerak naik, Satgas Covid-19, terus melakukan giat pencegahan dan pendidikan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat diminta untuk peduli dan patuh terhadap Protokol Kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, selalu mencuci tangan, kurangi mobilitas yang tidak perlu, jaga ventilasi rumah yang baik serta menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Satgas Covid-19 terus melakukan giat surveilans, testing, penelusuran dan pelacakan kontak kasus, penyemprotan desinfektan, melakukan isolasi dan karantina bagi warga yang terpapar Covid-19, agar infeksi dan penularan Covid-19 bisa teratasi, demi menyelamatkan kehidupan Masyarakat,” ujarnya Lody Moa.*