“Ini adalah contoh wujud kemanusiaan yang diberikan di tengah pandemi Covid-19 dan bencana. Karena kita membutuhkan darah hampir 300 kantong setiap hari,” jelas Hermanus.

Wakil Wali Kota Kupang berharap agar ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kota Kupang dapat membuat jadwal selama 3 bulan sekali, untuk melakukan aksi sosial donor darah.

“Saya mau tantang Perkuray untuk bikin jadwal tiga bulan sekali. Datang saja ke PMI Kota Kupang, maupun ke PMI Provinsi NTT. Kami dengan senang hati menerima,” katanya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kupang, yang dengan suka rela menyumbangkan darahnya untuk memenuhi stok darah di PMI.

“Saya ucapkan terima kasih banyak, pasti darah anda menolong kehidupan sesama. Apalagi di tengah bencana. Ke depan, semoga PMI dengan senang hati menjalin kerja sama,” tandasnya.

Salah satu pendonor darah, Fransisco Bernando Bessie kepada awak media mengatakan, aksi sosial donor darah merupakan subangsi nyata dari Perkuray Kupang, untuk membantu masyarakat yang sedang dilanda bencana.