Kupang, KN – Ikatan Alumni Mahasiswa Persaudaraan Kupang Raya (Perkuray) Jogjakarta di Kota Kupang menggelar aksi sosial donor darah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap stok darah PMI yang semakin menipis, di tengah situasi Covid-19, dan bencana alam yang melanda Kota Kupang.
Ketua panitia aksi donor darah Perkuray Kota Kupang, Dominikus Kopong Toni Aman mengatakan, selain menyumbangkan darah, aksi tersebut juga menjadi ajang silahturami alumni Pekuray di Kota Kupang.
“Jadi cara terbaik adalah dengan melakukan aksi sosial. Selain itu kami mendapat informasi bahwa PMI sedang mengalami kekurangan suplay darah, karena itu kami melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya kepada waratawan.
Dia berharap kegiatan aksi donor darah bisa digelar secara rutin oleh ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kota Kupang.
“Semoga ini bisa menjadi kegiatan rutin buat kami dan ikatan alumni perkuray kedepan. Terima kasih juga untuk PMI,” tandasnya.
Sementara Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man menyampaikan, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Kota Kupang menyambut baik aksi sosial yang dilaksanakan oleh ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kota Kupang itu.
“Ini adalah contoh wujud kemanusiaan yang diberikan di tengah pandemi Covid-19 dan bencana. Karena kita membutuhkan darah hampir 300 kantong setiap hari,” jelas Hermanus.
Wakil Wali Kota Kupang berharap agar ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kota Kupang dapat membuat jadwal selama 3 bulan sekali, untuk melakukan aksi sosial donor darah.
“Saya mau tantang Perkuray untuk bikin jadwal tiga bulan sekali. Datang saja ke PMI Kota Kupang, maupun ke PMI Provinsi NTT. Kami dengan senang hati menerima,” katanya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada ikatan alumni mahasiswa Perkuray Kupang, yang dengan suka rela menyumbangkan darahnya untuk memenuhi stok darah di PMI.
“Saya ucapkan terima kasih banyak, pasti darah anda menolong kehidupan sesama. Apalagi di tengah bencana. Ke depan, semoga PMI dengan senang hati menjalin kerja sama,” tandasnya.







Tinggalkan Balasan