Dalam kesempatan itu, Jhon berharap semua pihak ikut mengulurkan tangan, meringankan beban duka yang dialami oleh para korban bencana.
“Sehingga apa yang dialami oleh saudara-saudara yang tertimpa musibah bisa segera teratasi,” terang pria yang akrab disapa Jhon Ire itu.
Selain itu, dia juga menyumbang sebuah lukisan untuk dilelang, kemudian hasilnya akan diserahkan kepada korban bencana alam.
“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada para pengiat seni, musisi NTT, Foraken Ende, dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi koraban bencana Flores Timur, dan Lembata,” ungkap Jhon Ire.
Sementara itu, Kepala RRI Ende, Yuliana Marta Doky, menuturkan, kegiatan yang bertemakan “Dari Ende untuk Flores Timur dan Lembata” itu terinspirasi dari badai siklon seroja dan banjir yang menimpa masyarakat dan menimbulkan banyak korban harta maupun jiwa.
“Kami tergerak, dan melalui media radio, bekerja sama dengan progama 2 RRI Ende, untuk berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat, dan dapat meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa bencana alam,” ucap Yuliana.



Tinggalkan Balasan