Ende, KN – Dalam rangka penggalangan dana untuk korban bencana alam di NTT, khususnya Flores Timur, dan Lembata, Palang Merah Indonesia (PMI) Ende menggandeng Radio Republik Indonesia (RRI) Ende mengelar konser virtual.

Konser Virtual Charity Night Show ini, mengusung tema “Dari Ende untuk Flores Timur, dan Lembata”. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama yang terdampak musibah bencana alam.

Sekretaris PMI Ende, Jhon Th. Ire, kepada Koranntt.com mengatakan, duka yang dialami korban bencana adalah duka kita semua.

Ada banyak daerah yang terdamapak kerugian, baik barang maupun nyawa, dan dalam keterbatasan, PMI berusaha ikut membantu masyarakat korban bencana.

“Bantuan tersebut kami khususkan untuk Kabupaten Flores Timur, dan Lembata, mengingat dua kabupaten ini dari sisi jangkauan paling dekat jaraknya dengan Ende,” ungkap Jhon Th. Ire, Sabtu 10 April 2021, melalui pesan WhatsApp.

Dikatakanya, untuk posko bantuan sudah dibuka sejak tanggal 5 April 2021. Pihaknya akan terus menggalang dana guna membantu para korban bencana.

Dalam kesempatan itu, Jhon berharap semua pihak ikut mengulurkan tangan, meringankan beban duka yang dialami oleh para korban bencana.

“Sehingga apa yang dialami oleh saudara-saudara yang tertimpa musibah bisa segera teratasi,” terang pria yang akrab disapa Jhon Ire itu.

Selain itu, dia juga menyumbang sebuah lukisan untuk dilelang, kemudian hasilnya akan diserahkan kepada korban bencana alam.

“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih  kepada para pengiat seni, musisi NTT,  Foraken Ende, dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi koraban bencana Flores Timur, dan Lembata,” ungkap Jhon Ire.

Sementara itu, Kepala RRI Ende, Yuliana Marta Doky, menuturkan, kegiatan yang bertemakan “Dari Ende untuk Flores Timur dan Lembata” itu terinspirasi dari badai siklon seroja dan banjir yang menimpa masyarakat dan menimbulkan banyak korban harta maupun jiwa.

“Kami tergerak, dan melalui media radio, bekerja sama dengan progama 2 RRI Ende, untuk berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat, dan dapat meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa bencana alam,” ucap Yuliana.