“Saya pakai toga makanya saya ditolong. Kalau tidak mungkin saya sudah dibunuh,” sambungnya.
Sementara itu, Guster Tafoki yang merupakan salah satu korban menyatakan rumah, kios, dan bengkelnya ikut dibakar.
“Uang saya sebanyak Rp40 Juta di dalam rumah dan tiga celengan juga hangus terbakar saat rumah saya dibakar,” ungkapnya.
Dia menambahkan, kerugian yang dialami ditaksasi mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolres Kupang, AKBP Aldinan R.J.H Manurung, S.H, S.Ik, M.Si yang dikonfirmasi media mengatakan, kasus tersebut masih diproses karena kedua belah pihak saling melaporkan.
“Masih berproses, kedua belah pihak saling melaporkan. Mohon dukungan untuk percepatan,” ujar AKBP Aldinan R.J.H Manulang yang dihubungi wartawan, Jumat 2 April 2021.*







Tinggalkan Balasan