“Lebih baik Bapak saja yang jemput dia, biar aman dan dia tidak ngamok-ngamok, sehingga Bapak juga tidak merasa malu di lingkungan sini,” pinta Meike.
Namun permintaan Meike tidak diindahkan oleh Kisman. Dia malah mengingatkannya untuk tidak boleh keluar dari kost, jika istri pertamanya tiba di Kota Kupang.
“Dia ingatkan saya untuk tidak boleh keluar kos ini. Nanti kalau istri pertamanya datang baru dia yang hadapi di depan,” jelasnya.
Pada hari Minggu, 21 Maret 2021 sebelum Kisman menghilang, Kisman sempat mengajak Meike untuk olahraga pagi dengan berjalan keliling lokasi kompleks.
Permintaan Kisman sempat ditolak, karena Kisman memang memiliki riwayat penyakit gula. Sehingga dia ditawarkan untuk melakukan olahraga di kost. Namun tawaran itu ditolak.
“Dia bilang lebih semangat kalau jalan-jalan keliling. Dan kami pun berjalan keliling di sekitar kompleks,” ujar Meike sambil menyeka air matanya
Usai berolahraga, Meike dan Kisman pulang ke kos melewati jalan setapak yang merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di mana Kisman ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.



Tinggalkan Balasan