Setelah tiba di kos, Meike memperhatikan tingkah Kisman terlihat aneh dan tidak seperti biasanya. Karena setelah mandi, Meike diminta untuk memakaikan pakaian hingga menyisir rambut Kisman.
“Setelah saya turuti kemauannya, dia langsung memeluk dan menyapu-nyapu kepala saya dengan tangannya,” kisahnya.
Usai mengenakan pakaian, Kisman kemudian meminta Meike untuk membelikan ikan bakar, karena Kisman mengaku sudah bosan mengkonsumsi daging setiap hari.
Meike pun langsung bergegas mencari ojek untuk ke pasar membeli ikan. Sepulang dari pasar, Meike kaget melihat pintu kamar dalam keadaan terbuka, dan Kisman pergi tinggalkan kost tanpa pesan apa pun.
Meike pun panik, dan langsung mencarinya dengan menyusuri jalan setapak yang baru saja dilalui mereka berdua.
“Saya mencari dia lewat jalan yang kami lewat tadi. Cuma mau masuk ke dalam hutan itu, saya takut karena sendiri. Jadi saya panggil 3 anak kecil untuk bantu saya cari dia,” jelasnya.
Namun usaha Meike dan ketiga anak tadi tidak membuahkan hasil. Hingga malam tiba, Kisman tak kunjung ditemui. Handphone milik korban pun tidak dapat dihubungi.
“Hpnya juga tidak aktif. Saya sempat kontak beberapa kawannya dan awak kapal, namun mereka bilang tidak mengetahuinya,” tandasnya.
Hingga korban ditemukan, terdapat dua buah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Namun Meike tidak tahu menahu tentang kedua pisau tersebut.
“Saya tidak tahu. Karena pisau itu saya tidak pernah lihat sebelumnya, dan bukan pisau di kos saya. Kita tidak ada pisau begitu. Kalau pisau saya di kos, polisi sudah bawa,” jelasnya menambahkan.
Dia mengaku melihat sendiri pisau yang ada di lokasi kejadian tempat Kisman ditemukan. Namun pisau tersebut bukan miliknya atau milik suaminya.
Meike mengaku telah hidup bersama Kapten Kisman selama 2 tahun terakhir di Tenau, Kota Kupang. Kisman dikenal sebagai orang baik dan rajin ke gereja serta memiliki penyakit bawaan seperti gula darah.
Kapten Kisman sendiri telah dibawa ke Manado pada Kamis 25 Maret 2021, untuk dimakamkan oleh keluarga.







Tinggalkan Balasan