Terkait penyelesaian persoalan tanah, ia menghimbau pihak kecamatan untuk bisa membangun koordinasi dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional) agar persoalan tersebut segera terselesaikan.
“Supaya pelan-pelan bisa mengatasi paling tidak memperkecil kecenderungan terjadinya konflik baik itu horizontal atau vertikal. Caranya adalah (pembuatan) sertifikasi (tanah)”, ungkapnya.
Khusus persiapan pelaksanaan pilkades serentak, Wakil Bupati Heri berharap agar pihak kecamatan menggandeng seluruh elemen masyarakat dan tokoh masyarakat agar pelaksanaan pilkades serentak dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan sukses.
Untuk rencana pemekaran Kecamatan Satarmese, Wakil Bupati Heri berharap agar pihak kecamatan mampu memberikan jaminan bahwa rancangan lokasi aset tidak menyebabkan persoalan di kemudian hari.
Pada kesempatan tersebut, Camat Satarmese, Damianus Arjo, S.STP, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Satarmese antara lain permintaan tenaga dokter untuk Puskesmas Langgo dan Puskesmas Iteng, pembangunan beberapa jembatan di jalur Iteng-Koak, pembangunan dermaga Iteng, pembangunan jaringan listrik di Desa Gara, Tado, dan Koak, serta perluasan jaringan listrik di sejumlah desa, pembangunan suplesi Wae Mantar I di Golo Cala.



Tinggalkan Balasan