Hal-hal semacam itu adalah fakta tentang takdir dan nasib manusia, baik karena faktor lahiriah maupun karena dilanda bencana dan lain-lain. Kondisi kekurangan, baik fisik, mental, maupun materi tersebut, dapat dipandang sebagai masalah dalam hidup orang yang mengalaminya.

Akhir-akhir ini, saya sering  menemukan masalah-masalah semacam itu dalam Media massa online. Informasi media massa semacam itu, sangat penting karena dapat mempengaruhi dan menggugah hati pembaca untuk melahirkan rasa peduli dan saling memberikan perhatian serta turut merasakan kesedihan yang dirasakan orang lain.

Andil media massa dalam  memperjuangkan rasa kemanusiaan itu melalui tugas profesionalnya, yaitu pemberitaan. Pemberitaan itu berfungsi untuk menstimulasi hati banyak pembaca. Media massa tidak memberikan bantuan material secara langsung kepada yang berkekurangan, peran profesionalnya yang dapat mendatangkan doa dan bantuan material dari banyak orang yang mengonsumsi beritanya.

Pengontrol sosial

Selain diciptakan dengan kondisi fisik dan mental, manusia juga diciptakan dengan hakikat sebagai makluk sosial. Manusia tidak bisa hidup tanpa manusia lain ada bersamanya. Oleh karena itu, hasrat dan keinginan yang paling mendasar bagi manusia adalah untuk selalu bersama-sama dengan yang lain.

Dengan demikian, semakin banyak manusia yang hidup di suatu lingkungan, maka akan semakin banyak pula hal lain yang ada di situ. Contoh kecil: jika di suatu lingkungan, ada banyak manusia. Maka, di lingkungan itu akan ada banyak pikiran, konsep, ide, dan atau gagasan, serta tindakan yang melekat pada masing-masing manusia itu.

Tingkat perbedaan yang sangat tinggi tersebut, tidak selalu berdampak positif. Sebaliknya, hal itulah yang memungkinkan terciptanya beraneka ragam kejadian, fenomena, atau peristiwa yang  berdampak negatif dalam lingkungan kehidupan manusia. Relasi manusia sebagai makluk sosial yang berlatar belakang perbedaan pandangan tersebut menghadirkan berbagai ketimpangan.

Pergerakan manusia dan ekspresi sosialitas manusia tidak jarang membawa dampak yang negatif bagi sesama dan melahirkan masalah-masalah sosial. Namun, kehadiran undang-undang, hukum, dan tradisi memberikan batasan yang mutlak terhadap setiap perbedaan dan sikap yang tegas terhadap kekacauan yang disebabkan karena berbagai perbedaan tersebut.