“Dia tidak bisa makan sendiri. Kami harus suap dia kalau makan,” ungkap Melania Tima, ibunda Evan kepada Koranntt.com di kediamannya.
Sementara untuk mandi, buang air besar dan kecil Evan harus dibantu oleh orang tua maupun kakaknya. Terkadang Evan ditinggal seorang diri di rumah, jika kakaknya pergi ke sekolah.
Begitu juga saat ia dan suaminya ke kebun atau kerja demi kebutuhan keluarganya, Evan sering ditinggal sendirian di rumah ditemani musik sebagai penghibur.
“Saya dan suami berniat membawanya ke rumah sakit untuk dirawat dan beli kursi roda. Namun, semuanya terkendala pada biaya karena kebutuhan ekonomi yang serba kekurangan,” ungkap Melania.
Sang ibunda berharap, agar kondisi keluarganya yang tidak berkecukupan itu perlu diketahui oleh pemerintah setempat, sehingga anaknya Evan bisa mendapatkan bantuan.
“Kami hanya bisa berdoa saja pak. Semoga ada yang membantu anak kami ini,” ungkap Melania sambil mengusap air mata yang kian menetes di pipinya. (YH/AB/KN)





Tinggalkan Balasan