“Korban tidak memiliki identitas sama sekali. Kami sudah cek alamat korban berdasarkan plat motornya, dan pemilik motor merupakan warga Kelurahan Namosain, namun pemilik motor telah menjual motor tersebut dan lupa motornya dijual ke siapa,” jelas Adu.

Ia berharap bantuan masyarakat untuk menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga  korban. “Mohon bantuan basudara semua,” tulisnya.

Hingga saat ini, keluarga korban belum juga ditemukan. Korban masih menjalani perawatan di RS Siloam Kupang. (EK/AB/KN)