“Kami akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan untuk mengalokasikan anggaran guna pembangunan sekolah baru. Ada juga dana APBD I yang akan dimanfaatkan untuk mendirikan sekolah-sekolah baru berbasis SMK,” kata Kadis Linus Lusi.
Ia menjelaskan, pemerintah lebih fokus membangun sekolah SMK karena diyakini mampu menekan tingkat pengangguran di NTT.
SMK di bidang pariwisata akan mendukung visi misi pemerintah, karena pariwisata merupakan penggerak utama pembangunan di NTT saat ini.
Sementara SMK di bidang pertanian dan peternakan akan mendukung program tanam jagung panen sapi. Semua itu merupakan salah satu kontribusi dari sektor pendidikan.
“Mudah-mudahan bisa berjalan dan berhasil, agar masyarakat dapat menikmati buah dari suatu kebijakan pemerintah,” ungkap Kadis Linus Lusi.
Terkait dana APBD I yang dialokasikan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini, ia menjelaskan, nominalnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Anggaran yang terlihat besar, justru langsung ditransfer ke sekolah-sekolah, terutama dana BOS.



Tinggalkan Balasan