Kupang, KN – Pendaftaran Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTT telah ditutup pada Jumat, 24 Desember 2021 kemarin.
Sekitar pukul 14.00 Wita, Muhammad Ikhsan Darwis yang pernah menjabat sebagai Bendahara BPD HIPMI NTT datang ke Sekretariat HIPMI NTT untuk menyerahkan formulir pendaftaran.
Sebelumnya tanggal 22 Desember 2021 lalu, secara resmi Ikhsan mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketua HIPMI NTT periode 2022-2025.
Di last minute tersebut, hadir pula Yusak Victor Benu yang merupakan Ketua BPC Cabang Kota Kupang untuk mendaftarkan diri menjadi bakal calon tandingan Ikhsan dalam merebut posisi Ketua Umum HIPMI NTT itu.
Namun dalam pendaftaran itu, Baik Muhammad Ikhsan Darwis maupun Yusak Victor Benu telah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon ketua HIPMI NTT periode 2022-2025
Pantauan media ini, Ikhsan datang dengan membawa seluruh kelengkapan berkas persyaratan administratif sesuai dengan apa yang telah tertuang dalam ADRT HIPMI NTT tersebut.
Berbeda dengam Ikhsan, Yusak justru masih harus melengkapi beberapa persyaratan administratif lagi, agar lolos seleksi bakal calon ketua HIPMI NTT tersebut.
Menanggapi hal ini, Saifudin Hs yang merupakan Ketua Steering Committee (SC) dalam pemilihan BPD HIPMI NTT 2022-2025 itu mengaku Musda ke-13 dimulai dengan pembukaan pendaftaran calon ketua umum yang telah dibuka sejak tangal 16 Desember 2021 dan ditutup pada tanggal 24 Desember 2021.
Selanjutnya akan dilakukan verifikasi berkas administrasi dari 2 bakal calon ketua umum dan hasilnya akan diumumkan tanggal 5 januari 2022.
Kampanye akan dimulai tanggal 6 januari-18 januari 2022 dan akan ada live debat yang akan dipimpin langsung oleh berbagai panelis. Selanjutnya akan ada minggu tenang mulai tanggal 18 januari-24 januari 2022 dan puncak pemilihanya yaitu tanggal 25 januari 2022.
Ditanya soal berkas pendaftaran yang belum lengkap, Saifudin Hs belum bisa mengambil keputusan.
“Belum bisa sampaikan sebagai keputusan. Intinya adalah kemarin mendaftar ada beberapa syarat pendaftaran yang harus dipenuhui termaksud kalau ngomong data administrasi kan harus menunjukan data,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin 27 Desember 2021.







Tinggalkan Balasan