Ia menjelaskan, Yusak betul sudah mendaftar namun ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhui, ada 9 syarat termaksud di dalamnya KTA, SK dan lain lain, namun pihaknya akan menunggu sampai sebelum tanggal 4 Januari 2022 karena pihaknya akan melaksanakan pleno SC dan akan mengungumkan siapa yang lolos verifikasi sebagai bakal calon ketua umum dan siapa yang tidak lolos.
Ia juga menerangkan bahwa saudara Muhammad Ikhsan Darwis kebetulan sudah lengkap persyaratan.
Selain itu Saifudin Hs, juga menaggapi terkait pernyataan Apabila ada Anggota HIPMI yang sudah merasa 4 tahun menjadi anggota HIPMI dan tidak mendaptkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan merasa bahwa tidak mendapatkan KTA bukan salah dirinya.
“Kami ingin menanggapi penyampaian bahwa Apabila ada Anggota HIPMI sudah merasa 4 tahun menjadi anggota HIPMI dan kalau dia tidak mendapatkan KTA bukan salah dia, ini adalah menurut saya pendapat yang kurang tepat dari sisi HIPMI karena saya ini dari BPP HIPMI harus menjaga marwah HIPMI, di HIPMI ada aturan baik ADRT PO, maupun Etika Organisasiā jelas wakil sekretaris jendral BPP HIPMI ini.
Ditambahkan Saifudin Hs, ADRT PO HIPMI dengan sangat jelas mengatur bagaimana proses pengajuan KTA, yang mana pengajuan KTA ini diajukan oleh anggota kepada BPCnya, BPC mengajukan ke BPD dan selanjutnya BPD mengajukan ke BPP.
“Artinya kalau ada anggota yang tidak punya KTA jangan salahkan orang lain, kenapa biar orang jangan salah persepsi, pihaknya tidak mau ada freeming yang tidak tepat, kalau masalah dinamika pencalonan itu sudah biasa di HIPMI, yang tidak biasa itu adalah anggota tidak boleh menjelekan nama HIPMI, bahwa mekanismenya, ini marwah Hipmi yang harus kita jaga kalau orang HIPMI tidak boleh justru menyerang Hipmi,” tegasnya.
Untuk itu, Saifudin Hs juga menegaskan soal mendapat simpati dalam proses pencalonan ketum HIPMI NTT.
“Ini pun mau mendapatkan simpati untuk pencalonan ini, pencalonan ini pemilihnya adalah BPC, sebaiknya adu gagasan saja untuk mendapatkan simpati BPC dan sebaiknya jangan ditarik tarik ke mana-mana, ke ranah yang bukan HIPMI atau di luar HIPMI. Hipmi ini tidak mau mengadu gadu karena ini organisasi kader,” tegasnya lagi.







Tinggalkan Balasan