Kupang, KN – Rektor Undana, Prof. Fred Benu dan Perwakilan FAN, Elcid Li akhirnya berdamai setelah sempat cekcok beberapa hari yang lalu terkat pengelolaan Laboratorium Biokesmas di RS Undana.

Keduanya akhirnya sepakat berdama dan saling memaafkan setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPRD NTT, Jumat 27 Agustus 2021.

Perwakilan Forum Academia NTT (FAN), Elcid Dominggus Li menyampaikan permohonan maaf kepada Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Frederik Benu, usai terlibat cekcok saat rapat terkait penutupan laboratorium biokesmas NTT beberapa waktu lalu.

Menurut Elcid, dirinya sedang tidak berdebat secara personal dengan rektor Prof. Benu. Tetapi soal bagaimana implikasi terhadap kepentingan masyarakat umum.

“Kalau ada perdebatan yang agak panas kemarin bukan secara personal antara saya dan Rektor Undana Prof. Frederik Benu. Tetapi soal bagaimana hak-hak masyarakat itu tetap dipenuhi,” ujar Elcid Li, Jumat 27 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, peristiwa yang melibatkan dirinya dengan Rektor Undana sangat tidak diharapkan. Sehingga dirinya secara terbuka menyampaikan permohonan maaf secara langsung di ruang DPRD, saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).