Kupang, KN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang kembali menggelar Sidang II Tahun 2020-2021 di Ruang Sidang Sasando DPRD Kupang Kupang, Sabtu 12 Juni 2021.
Pantauan media, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrens Funay, dan Kepala BPBD Kota Kupang Jimmy Didok tidak menghadiri persidanagan tersebut.
Dalam persidangan, Sekretaris Pansus, Diana Bire, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Kupang menuntut Kepala BPBD Jimmy Didok untuk memberikan klarifikasi terkait pembagian tandon air yang mencatut sejumlah nama anggota DPRD.
Dia menegaskan, jika Kepala BPBD telah menghilang dari Kota Kupang, maka Pemerintah Kota Kupang wajib memberikan klarifikasi langsung. Karena Jimmy Didok telah membawa nama BPBD Kota Kupang.
“Kami minta Kepala BPBD Jimmy Didok untuk klarifikasi masalah pembagian tandon air. Kalau dia sudah menghilang dari Kota Kupang, maka kami minta klarifikasi dari pemerintah, apa benar kami menerima tandon, dan apa benar tandon itu ada di rumah kami,” tegasnya.
Dia juga meminta ketegasan pimpinan sidang untuk tidak melanjutkan sidang jika tidak dihadiri oleh pihak pemerintah daerah, dalam hal ini Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.
“Di situkan menit-menit akhir baru Wakil Wali Kota Kupang datang. Saya tidak ingin ini terjadi lagi. Harus ada ketegasan dari pimpinan sidang. Kita kan mau benahi lembaga ini. Jadi mari kita mulai membiasakan yang benar, dan bukan membenarkan yang biasa,” jelasnya.
Menurutnya, selama persidangan berlangangsung tanpa dihadiri kepala daerah dan Sekda Kota Kupang dianggap sebagai hal yang biasa. Bahkan sidang tetap dilanjutkan seperti biasa.
“Kepala daerah tidak ada justru disanjung-sanjung. Tetapi jika kita yang tidak ada, akan dibuli habis-habisan oleh satu dunia di media sosial. Sehingga kami minta ketegasa, kalau tidak ada kepala daerah, tidak usa bersidang,” tandasnya.
Sementara Zeyto Ratuarat, anggota DPRD lainnya yang hadir dalam persidangan juga menegaskan bahwa Kepala BPBD Kota Kupang harus segera memberikan klarifikasi terkait masalah pembagian tandon air.







Tinggalkan Balasan