Bisnis  

Bank NTT Umumkan Suku Bunga Dasar Kredit Periode Desember 2025

Kantor pusat Bank NTT. (Foto: Dok. Istimewa)

Kupang, KN – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) merilis besaran Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) atau prime lending rate yang berlaku untuk periode Desember 2025. Publikasi ini merupakan bagian dari komitmen Bank NTT dalam memberikan informasi perbankan yang terbuka dan transparan kepada masyarakat serta pelaku usaha di Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan keterangan resmi manajemen Bank NTT, penetapan SBDK dilakukan sesuai dengan jenis dan segmen kredit. Untuk kredit non-UMKM pada kategori korporasi, SBDK ditetapkan sebesar 11,09 persen.

Sementara pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank NTT menetapkan suku bunga dasar secara bertahap. SBDK untuk usaha menengah sebesar 11,76 persen, usaha kecil 12,25 persen, dan usaha mikro 12,70 persen.

Adapun untuk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), Bank NTT menetapkan SBDK sebesar 10,92 persen. Besaran yang sama juga berlaku untuk kredit non-KPR dan non-KPA yang umumnya mencakup pembiayaan konsumtif lainnya.

BACA JUGA:  OJK Sambut Baik KUB Bank NTT dan Bank Jatim

Manajemen Bank NTT menjelaskan, penetapan SBDK mempertimbangkan berbagai faktor, antara lain suku bunga acuan dari otoritas moneter, biaya dana, beban operasional, margin keuntungan yang wajar, serta dinamika kondisi ekonomi dan sektor keuangan.

Namun demikian, Bank NTT menegaskan bahwa SBDK tersebut belum termasuk premi risiko. Premi risiko ditetapkan secara terpisah berdasarkan hasil analisis terhadap profil risiko masing-masing debitur, termasuk kelayakan usaha dan kemampuan membayar.

Melalui keterbukaan informasi ini, Bank NTT berharap masyarakat dan pelaku usaha memiliki gambaran awal mengenai struktur suku bunga kredit yang berlaku, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembiayaan secara lebih terencana.

Bank NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan perbankan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pembangunan Nusa Tenggara Timur, sejalan dengan slogan perseroan, “Transaksi di Bank NTT = Membangun NTT.” (/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS