Daerah  

Gubernur Melki Minta AMPI Fokus ke Sektor Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan Anak Muda NTT

Melki Laka Lena. (Foto: Dok. Istimewa)

Kupang, KN— Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IX, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) NTT, di Hotel T-More Kupang, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi organisasi kepemudaan tersebut, untuk melakukan penyegaran serta mempertegas perannya sebagai wadah pengembangan generasi muda NTT. Dalam Musda tersebut, Anton Mahemba terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD AMPI NTT periode 2025–2030.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Melki Laka Lena, dalam sambutannya, menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru.

Ia mendorong, agar AMPI mampu menjadi organisasi yang lebih produktif, inklusif, serta relevan bagi perkembangan pemuda di daerah.

“AMPI bukan hanya untuk kader Golkar. Pemuda dari berbagai latar belakang bisa bergabung, berkarya, dan memberi dampak bagi NTT,” tegasnya.

Laka Lena juga meminta AMPI, untuk memperluas fokus kerja, tidak hanya pada aktivitas politik tetapi juga pada penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan anak muda.

BACA JUGA:  Gubernur NTT: Bullying Tidak Boleh Dinormalisasi!

Setiap DPD AMPI Kabupaten/Kota diminta mengembangkan program One Community One Product (OCOP), yang dapat terhubung dengan NTT Mart serta ekosistem ekonomi di daerah.

Terkait konsolidasi organisasi, Melki menegaskan pentingnya pembenahan struktur hingga ke 22 Kabupaten/Kota. Ia menekankan,perlunya evaluasi jika dalam satu tahun kepengurusan tidak menunjukkan pergerakan signifikan.

AMPI juga didorong membuka ruang lebih luas bagi anak muda berusia di bawah 30 tahun, termasuk pelajar SMA dan mahasiswa, agar organisasi ini menjadi tempat pembelajaran dan pembentukan karakter generasi baru NTT.

Dalam arahannya, ia berharap Musda IX tidak hanya melahirkan pengurus baru, tetapi juga menghasilkan agenda kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan pemuda dan perkembangan daerah.

Termasuk mendukung program strategis pemerintah seperti penguatan ekonomi kreatif, sekolah rakyat, dan pemberdayaan komunitas lokal.

“AMPI harus hidup, bergerak, dan hadir sebagai kekuatan muda yang membangun NTT. Mari kita perkuat semangat kolaborasi dan pengabdian untuk daerah yang kita cintai,” pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS