Surabaya, KN – Sabtu pagi yang gerah di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya, tak menyurutkan langkah Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma.

Bersama sejumlah pejabat Pemprov NTT dan pimpinan Bank NTT, ia meninjau Kantor Cabang Pembantu (KCP) Mobile Bank NTT, sebuah titik kecil di jantung kota industri, yang kini tengah dirancang menjadi tumpuan besar diaspora Flobamora di Jawa Timur.

Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi rutin. Asadoma datang dengan gagasan besar: mendorong peningkatan status KCP menjadi Kantor Cabang penuh Bank NTT di Surabaya, kota yang dihuni puluhan ribu warga asal NTT dan menjadi simpul ekonomi penting di luar wilayah asal.

“Ada potensi besar di sini. Kita ingin agar pelayanan Bank NTT lebih maksimal, termasuk kerja sama dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim,” kata Asadoma, di sela-sela peninjauan yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Flouri Rita Wuisan, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel Adoe, dan Kepala KCP Vebryano Pellokila.