Bank NTT selama ini memang lebih dikenal sebagai tulang punggung keuangan di kampung halaman. Namun kini, dengan langkah-langkah ekspansi keluar daerah dari Denpasar hingga Jakarta,
Surabaya menjadi target berikutnya yang strategis. Kota ini bukan hanya pelabuhan ekonomi, tetapi juga rumah bagi ribuan mahasiswa, buruh, dan pekerja asal NTT.
“Peningkatan status ini penting untuk memperkuat jaringan dan layanan bagi diaspora, sekaligus menjadi bagian dari strategi ekonomi NTT ke luar daerah,” lanjut Asadoma.
Tak berhenti di situ. Peningkatan status bank ini juga akan menjadi pintu masuk bagi program-program unggulan Pemprov NTT.
Wagub menyebut dukungan terhadap pelaku UMKM dan program One Village One Product (OVOP) sebagai prioritas lanjutan. Bahkan, Pemerintah Provinsi mulai menggagas pembangunan Restoran Flobamora di Surabaya sebagai etalase kuliner dan budaya NTT.
“Kalau sudah naik status dan berjalan baik, kita akan dukung UMKM, dorong OVOP, dan bangun Restoran Flobamora. Jadi kita bukan hanya hadir secara ekonomi, tapi juga budaya,” ujar mantan jenderal polisi itu.



Tinggalkan Balasan