Labuan Bajo – Partai Golkar melaksanakan perayaan Natal Nasional bersama di Hotel Merurorah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (14/1/2024).
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran pengurus DPP dan DPD I dan II serta para Caleg Partai Golkar se-Indonesia, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Bupati Manggarai Timur, Wakil Bupati Manggarai, juga para tokoh agama.
Suasana bertambah semarak dengan hadirnya hiburan pantun dari Baso, paduan suara Ruteng Madrigal Singer dan sajian lagu dari Sound Of Curly.
Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan satu-dua utas pantun untuk menggambarkan acara hari ini. Ada kalimat dalam pantunnya yang mengangkat
“Kalau bukan karena tinta, tidak kuubah sebuah puisi. Kalau bukan karena cinta. Tidak akan kami datang kemari. Beli bantal di Pasar Baru, bertemu Bu Yanti senyumnya aduhai. Selamat natal dan tahun baru. Semoga kemenangan tercipta dalam damai,” ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya seperti dilansir dari Golkarpedia.com.
Airlangga Hartarto menyinggung mengapa Partai Golkar secara rutin menyelenggarakan perayaan natal nasional setiap tahunnya. Khusus tahun 2024, ada kaitan erat antara perayaan natal, pengambilan tema, dengan Pemilu 2024.
“Perayaan natal menjadi ajang silaturahmi antar sesama, pinih sepuh, kader, dan simpatisan Partai Golkar agar menang Pemilu 2024. Kita ingin Pemilu berjalan sebaik mungkin, dengan hasil terbaik, dan damai untuk semua. Kita menyadari Pemilu tahun ini lebih adem daripada Pemilu 2019. Panasnya hanya di Sosmed, tapi kenyataannya adem,” tutur Airlangga Hartarto.
Tema natal kali ini memang sangat sesuai dengan konteks dan essensi. Pada perayaan natal nasional kali ini, Partai Golkar mengambil tema ‘Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi’ dengan sub tema ‘menang dalam damai’. Hal itu tak terlepas dari cita-cita dan harapan yang diinginkan oleh kita bersama.
“Di Indonesia situasi bisa dipastikan aman dan damai. Indonesia berhasil selenggarakan KTT G20 di tengah situasi ketidakpastian global. Upaya Presiden Jokowi dalam berdiplomasi bisa dibuktikan. Diplomasi kita tidak hanya duduk dan hanya jadi pendengar saja. Kita aktif berdiplomasi demi perdamaian dunia,” papar Airlangga Hartarto.







Tinggalkan Balasan