Ruteng, KN – Pemerintah Desa Meler, Kabupaten Manggarai, NTT, memberikan kepastian terkait penyaluran Dana Bantuan Tunai (BLT) Covid-19, setelah warga desa setempat menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor desa, Kamis 12 Mei 2022.
Warga menduga, dalam penyaluran dana BLT Covid-19 dilakukan tidak sesuai prosedur oleh Kades dan para aparat desa setempat, karena sejumlah warga masih menerima bantuan secara dobel, seperti bantuan PKH, Bansos dan UMKM.
Kepala Desa Meler, Siprianus Gaut, berjanji akan mengakomodir warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui dana 20 persen yang diambil dari dana pengadaan ternak.
“Warga yang belum terima BLT, akan diakomodir melalui dana 20 persen dari pengadaan hewan,” ujar Kades Siprianus, ketika dimintai keterangan terkait aksi demo warga.
Menurut Siprianus, kasus dana BLT telah diselesaikan secara baik bersama warga, dan sudah menemukan jalan keluar atau solusi terkait masalah penyaluran dana BLT kepada masyarakat.
“Terkait kejadin hari ini telah diselesaikan dengan baik, dan sudah ditemukan solusinya. Bahwa akan diakomodir melalui dana 20 persen pengadaan hewan nanti,” terangnya.





Tinggalkan Balasan