Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan produksi pakan ikan secara mandiri. Peserta juga memperoleh contoh produk pelet hasil praktik yang dapat dijadikan acuan dalam penerapan di lapangan.
Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pembudidaya ikan di Kabupaten Ngada, meningkatkan efisiensi biaya produksi, serta mendorong pembangunan sektor perikanan yang lebih berkelanjutan.
Ke depan, pendampingan dan monitoring akan terus dilakukan agar inovasi yang telah diperkenalkan dapat diterapkan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/ab)




Tinggalkan Balasan