Pada kesempatan itu, Lurah Yanto memaparkan salah satu keluhan menonjol dari warga, yakni maraknya hewan ternak yang dilepasliarkan oleh pemiliknya. 

Pola pemeliharaan yang kurang tertib tersebut dinilai telah memicu polusi lingkungan, merusak estetika, mengganggu ketertiban umum, bahkan kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Merespons aduan tersebut, AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., menegaskan bahwa institusinya menaruh atensi besar pada setiap riak persoalan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik.

“Silaturahmi ini adalah bentuk perkenalan saya sebagai Kapolsek Maulafa yang baru sekaligus upaya untuk mempererat sinergitas antara Polri, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Kelurahan. Kami percaya bahwa dengan koordinasi yang baik, situasi Kamtibmas di Kecamatan Maulafa dapat terus terjaga dengan aman dan kondusif,” urai AKP Marthen Luter Peterson Riwu.

Terkait solusi konkret atas masalah hewan ternak, Kapolsek berjanji akan mengerahkan personelnya guna melakukan pendekatan persuasif kepada para pemilik ternak.

“Polsek Maulafa siap bersinergi dengan semua pihak untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan ternak yang dilepasliarkan yang disampaikan oleh Pak Lurah Maulafa. Kami akan kedepankan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat secara terus-menerus untuk mengkandangkan hewan peliharaannya,” tambah Kapolsek.

Agendakan Pertemuan Lanjutan Lintas Wilayah

Pertemuan tripartit antara kepolisian, kecamatan, dan kelurahan ini berlangsung dalam atmosfer yang hangat dan sarat dengan nilai kekeluargaan. 

Sebagai kelanjutan dari program akselerasi kamtibmas ini, Kapolsek Maulafa telah menjadwalkan kunjungan serupa ke kantor-kantor kelurahan lain di seluruh wilayah Kecamatan Maulafa dalam waktu dekat.

Melalui jalinan komunikasi yang sehat dan terstruktur sejak dini, diharapkan iklim sosial di wilayah Maulafa dapat senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (agn)