KUPANG, KN — Mengawali masa tugasnya di wilayah hukum Kecamatan Maulafa, jajaran pimpinan Kepolisian Sektor (Polsek) Maulafa langsung bergerak membangun komunikasi taktis dengan otoritas pemerintahan sipil setempat. 

Langkah awal ini diwujudkan melalui dua kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Kapolsek Maulafa, AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., dari Senin (13/7) pagi hingga siang hari.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek tampak didampingi oleh Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim), IPDA Algyan Ndun, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Maulafa, AIPDA Ichsan Djawa, S.H.. 

Selain bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, agenda silaturahmi ini difokuskan untuk mempererat simpul kemitraan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Konsolidasi Muspika di Kantor Camat Maulafa

Titik pertama yang disambangi oleh rombongan Polsek Maulafa adalah Kantor Camat Maulafa yang berlokasi di Jalan HTI, Kelurahan Maulafa. 

Setibanya di sana, AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., langsung mengadakan pertemuan formal dengan Camat Maulafa, Imanuel Aprianus Eliaser, S.H., sebagai sesama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

Dalam dialog tersebut, pihak kepolisian mengajak jajaran kecamatan untuk menyatukan visi dan mengintensifkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial di lingkungan warga. 

Menanggapi ajakan tersebut, Camat Maulafa melayangkan apresiasi tinggi dan menyatakan komitmen penuh untuk menyokong program kerja Polsek Maulafa. 

Ke depan, pertukaran informasi berkala akan dimaksimalkan melalui peran Bhabinkamtibmas yang bertugas di tiap-tiap wilayah.

Soroti Dampak Sosial Ternak Liar di Kelurahan

Usai merampungkan pembahasan di tingkat kecamatan, Kapolsek Maulafa beserta jajaran meneruskan langkah menuju Kantor Lurah Maulafa yang berada di kawasan jalur jalan yang sama. 

Di ruang kerjanya, Lurah Maulafa, Yanto E. Sapay, S.E., menyambut langsung kehadiran tim hukum tersebut guna mendiskusikan problem kamtibmas yang bersinggungan langsung dengan dinamika harian warga tapak.

Pada kesempatan itu, Lurah Yanto memaparkan salah satu keluhan menonjol dari warga, yakni maraknya hewan ternak yang dilepasliarkan oleh pemiliknya. 

Pola pemeliharaan yang kurang tertib tersebut dinilai telah memicu polusi lingkungan, merusak estetika, mengganggu ketertiban umum, bahkan kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Merespons aduan tersebut, AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., menegaskan bahwa institusinya menaruh atensi besar pada setiap riak persoalan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik.

“Silaturahmi ini adalah bentuk perkenalan saya sebagai Kapolsek Maulafa yang baru sekaligus upaya untuk mempererat sinergitas antara Polri, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Kelurahan. Kami percaya bahwa dengan koordinasi yang baik, situasi Kamtibmas di Kecamatan Maulafa dapat terus terjaga dengan aman dan kondusif,” urai AKP Marthen Luter Peterson Riwu.

Terkait solusi konkret atas masalah hewan ternak, Kapolsek berjanji akan mengerahkan personelnya guna melakukan pendekatan persuasif kepada para pemilik ternak.

“Polsek Maulafa siap bersinergi dengan semua pihak untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan ternak yang dilepasliarkan yang disampaikan oleh Pak Lurah Maulafa. Kami akan kedepankan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat secara terus-menerus untuk mengkandangkan hewan peliharaannya,” tambah Kapolsek.

Agendakan Pertemuan Lanjutan Lintas Wilayah

Pertemuan tripartit antara kepolisian, kecamatan, dan kelurahan ini berlangsung dalam atmosfer yang hangat dan sarat dengan nilai kekeluargaan. 

Sebagai kelanjutan dari program akselerasi kamtibmas ini, Kapolsek Maulafa telah menjadwalkan kunjungan serupa ke kantor-kantor kelurahan lain di seluruh wilayah Kecamatan Maulafa dalam waktu dekat.

Melalui jalinan komunikasi yang sehat dan terstruktur sejak dini, diharapkan iklim sosial di wilayah Maulafa dapat senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (agn)