KUPANG, KN — Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Hukum Ke-IV Tahun 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H., M.H., sukses diselenggarakan pada Sabtu (11/7) siang. Agenda sakral keduniaan akademik ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Maulafa, AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., yang datang bertindak mewakili Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestaru, S.IK, M.M..

Prosesi pengukuhan yang berlokasi di kawasan Jl. Pendidikan XI No. 08, Nasipanaf, Kelurahan Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tersebut dibuka secara resmi dan dipimpin langsung oleh Rektor STIKUM, Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H., M.H..

Pengukuhan Lulusan Baru dan Kehadiran Elemen Lintas Sektor

Dalam perhelatan tahun akademik 2026 ini, STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H., M.H. secara resmi meluncurkan sebanyak 31 wisudawan dan wisudawati dari Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Hukum ke tengah masyarakat. Momentum pelepasan status mahasiswa tersebut disaksikan oleh sekitar 200 pasang mata undangan yang memadati area acara.

Hadir dalam barisan undangan kehormatan antara lain jajaran Civitas Akademika STIKUM, perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTT, perwakilan instansi TNI dan Polri, serta utusan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV NTT. Selain itu, atmosfer kebahagiaan tersebut turut disaksikan oleh para pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta, pimpinan BUMN dan swasta, Pembina serta Pengawas Yayasan STIKUM, Dewan Pengurus STIKUM Kupang, tokoh agama, hingga orang tua atau wali dari para wisudawan.

Mengingat kompleks kampus STIKUM berdiri berbatasan langsung dengan wilayah hukum Polsek Maulafa, sejumlah personel dari Polsek Maulafa dikerahkan untuk melakukan monitoring intensif. Langkah preventif ini terbukti ampuh dalam mengawal seluruh rangkaian seremonial agar tetap mengalir aman, tertib, dan kondusif semenjak awal hingga rampung.

Pesan Integritas dan Ajakan Sinergi Kamtibmas

Di sela-sela kemeriahan acara, Kapolsek Maulafa AKP Marthen Luter Peterson Riwu, S.H., menyempatkan diri untuk melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan jajaran manajemen kampus atas kelancaran jalannya upacara kelulusan tersebut.

“Kami mengapresiasi STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H., M.H., yang telah melaksanakan prosesi wisuda dengan tertib dan khidmat. Kehadiran Polri di sini adalah bentuk sinergi dan dukungan kami terhadap dunia pendidikan,” ungkap AKP Peterson Riwu, S.H..

Lebih dalam, perwira dengan tiga balok di pundak tersebut menitipkan pesan mendalam bagi para lulusan hukum baru agar tidak melupakan tanggung jawab moral yang melekat pada gelar akademis mereka. Tantangan penegakan hukum di wilayah Nusa Tenggara Timur membutuhkan figur-figur praktisi yang bersih dan berdedikasi tinggi.

“Kepada para sarjana hukum yang baru diwisuda, jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum serta pembangunan di Nusa Tenggara Timur,” tutur Kapolsek Maulafa.

Sebelum menutup pernyataannya, pimpinan tertinggi di Polsek Maulafa ini melemparkan amanat terbuka dan mengajak institusi pendidikan untuk ikut ambil bagian sebagai motor penggerak ketertiban masyarakat. Sinergitas antara aparat dan akademisi dipandang sebagai modal penting dalam meminimalisir potensi pelanggaran hukum di lingkungan sosial.

“Kami dari Polsek Maulafa mengajak dan siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan dunia pendidikan termasuk kampus dalam membangun generasi yang sadar hukum, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor terciptanya keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat,” pungkas AKP Peterson Riwu, S.H. secara tegas. (agn)