KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang terus berupaya meluaskan jaringan kemitraan dengan berbagai elemen strategis demi menyiasati keterbatasan ruang fiskal daerah. 

Langkah nyata tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan dengan Rotary Club Rastamores Kupang, yang disatukan dengan agenda penyerahan stimulan 10 unit fasilitas jamban sehat bagi warga di Ruang Rapat Garuda pada Senin (7/7).

Prosesi legalisasi dokumen kerja sama ini diteken langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama dengan Presiden Rotary Club Rastamores Kupang, Abednego Frans. Sinergi ini diproyeksikan menjadi fondasi awal dari kolaborasi jangka panjang untuk mengatrol derajat kesejahteraan publik lewat beragam aksi kemanusiaan.

Gotong Royong Publik Jadi Kunci Pelayanan Optimal

Dalam arahannya, dr. Christian Widodo melayangkan apresiasi tinggi bagi Wakil Wali Kota Serena Francis yang menjadi inisiator dalam membangun komunikasi awal hingga kerja sama ini terwujud. Ia juga memuji konsistensi Rotary Club sebagai wadah nirlaba yang aktif bergerak di lini sosial dengan memaksimalkan jejaring para profesional serta pengusaha.

Wali Kota menggarisbawahi bahwa di tengah pengetatan efisiensi anggaran daerah akibat berkurangnya dana transfer dari pusat, model kolaborasi semacam ini merupakan strategi krusial agar pelayanan publik tidak mandek.

“Dalam situasi efisiensi anggaran seperti saat ini, jajaran pemerintah tidak akan mampu bergerak sendirian. Kemitraan semacam inilah yang merefleksikan spirit gotong royong yang sesungguhnya. Esensinya bukan pada besar atau kecilnya stimulus yang diberikan, melainkan ketulusan dan kebersamaan untuk mengurai problem di tengah masyarakat,” jelas dr. Christian Widodo.

Ia pun menambahkan bahwa parameter kesuksesan pembangunan daerah tidak melulu bertumpu pada proyek infrastruktur fisik, melainkan juga dari peningkatan kualitas hidup harian masyarakat kecil. Oleh sebab itu, pemenuhan sarana sanitasi yang memenuhi standar kesehatan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam membentuk tatanan masyarakat yang bermartabat.