“Kami menerjemahkan sila kelima Pancasila melalui pelayanan dan pembiayaan yang berkeadilan. Penyaluran KUR kami prioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya,” tegas Rahmat.
Selain menyoroti peran lembaga keuangan dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila, Rahmat juga mengajak generasi muda, untuk terus menanamkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan persatuan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
Ia berharap, semangat Hari Lahir Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Melalui semangat Pancasila, kita harus terus memperkuat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Itulah esensi pembangunan yang ingin terus didorong Bank NTT,” pungkasnya. (*/ab)







Tinggalkan Balasan