Sebagai lembaga keuangan milik daerah, Bank NTT memiliki tanggung jawab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperluas akses pembiayaan, bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang maupun skala usaha.
“Kami berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang merata bagi masyarakat. Mulai dari pelaku usaha besar, usaha mikro, pedagang kecil, petani, hingga kelompok masyarakat produktif lainnya yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Rahmat menjelaskan, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembiayaan yang dirancang untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Salah satu bentuk nyata implementasi nilai keadilan sosial tersebut adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dipercayakan pemerintah kepada Bank NTT.
Menurutnya, program KUR menjadi instrumen strategis dalam memperluas akses permodalan bagi masyarakat kecil yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memperoleh pembiayaan.
“Kami menerjemahkan sila kelima Pancasila melalui pelayanan dan pembiayaan yang berkeadilan. Penyaluran KUR kami prioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya,” tegas Rahmat.





Tinggalkan Balasan