Melki mengatakan RUPS dan RUPS LB yang digelar pada Minggu (24/5/2026) berlangsung terbuka dan diyakini berdampak positif terhadap perkembangan Bank NTT.
“Ini prinsip yang tadi saya sampaikan adalah diskusi yang sangat baik, dan kami senang karena dengan diskusi yang terbuka ini membuat, dan saya yakin perkembangan untuk Bank NTT akan jauh lebih baik lagi,” terang Politisi Golkar itu.
Pada kesempatan itu, Melki juga mengumumkan ketersediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 350 miliar di Bank NTT. Dari jumlah itu, Rp 50 miliar dialokasikan khusus untuk Pekerja Migran Indonesia asal NTT, sedangkan Rp 300 miliar untuk KUR produktif ultra mikro, mikro, dan kecil menengah.
“Jadi Rp350 miliar terbagi Rp50 miliar untuk PMI, dan Rp300 miliar untuk KUR produktif. Dan KUR kalau habis, dipasti akan diusulkan lagi untuk kita pakai,” tambahnya.
Melki juga menyambut Direktur Kepatuhan Bank NTT yang baru, Revi Silawati, yang sebelumnya berkarier selama 30 tahun di Bank Jatim.
“Nah, Ibu Revi Direktur Kepatuhan yang baru dari Bank Jatim, beliau punya reputasi 30 tahun di perbankan di Bank Jatim, dan saya pikir bukan pemain baru karena sudah lama di perbankan, beliau punya reputasi yang baik selama 30 tahun,” katanya.





Tinggalkan Balasan