“Kadang orang hanya melihat beberapa detik video lalu langsung menyimpulkan. Padahal, apa yang terlihat di kamera belum tentu menggambarkan keseluruhan situasi,” ujarnya.

Peristiwa tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kebiasaan kerja digital yang dilakukan seseorang dapat disalahartikan ketika dilihat tanpa konteks yang utuh.
Hal senada juga disampaikan Aldy Umbu tim dari Sumba Tengah. Ia mengatakan kebiasaan Gubernur NTT Melki Laka Lena mencatat menggunakan handphone sudah sering dilakukan dalam berbagai kegiatan resmi maupun pertemuan bersama masyarakat.

“Pak Melki memang terbiasa mencatat langsung lewat HP saat mendengar masukan atau arahan. Jadi apa yang terlihat di video itu sebenarnya bagian dari kebiasaan kerja beliau untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat bisa dicatat dan ditindaklanjuti,” ujar Aldy Umbu.

Ia juga berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menilai sebuah informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung mempercayai potongan video tanpa melihat konteks secara utuh.