Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, perwakilan dari BPVP Kupang, serta pimpinan dari berbagai perguruan tinggi seperti Unwira, Universitas Timor, dan Universitas Pertahanan RI.

Koordinator Satpel BPVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, menyambut positif kegiatan ini. Ia mencatat bahwa melalui demonstrasi teknologi sederhana, seperti sistem rumah pintar dan tempat sampah otomatis, minat pelajar terhadap dunia robotika di NTT kini tumbuh dengan sangat signifikan.

Pemerintah Kota Kupang pun berkomitmen untuk terus menyediakan ruang-ruang kreatif agar akses terhadap pendidikan teknologi semakin terbuka luas bagi seluruh generasi muda di NTT. (*)