Ia berharap, tahun 2026 BPR Christa Jaya bisa mendapatkan hasil yang baik. “Minimal bisa sama, atau lebih baik lagi. Bahwa ada masalah hukum, itu badai pasti berlalu. Dalam waktu dekat, kita akan adakan Customer Gathering, untuk mensosialisasikan kinerja BPR Christa Jaya. BPR Christa Jaya ini besar, tinggi, kuat. Walaupun kena angin kencang, tapi tetap kokoh,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPR Christa Jaya, Wilson Liyanto menambahkan, dalam RUPS, semua pemegang saham hadir. Selain kinerja, pihaknya juga membahas Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026.
Ia menyampaikan, memasuki semester kedua tahun 2026, jajaran direksi, terus menggenjot kinerja, baik dari sisi dana pihak ketiga (DPK), tabungan, dan deposito, untuk meyakinkan masyarakat, bahwa BPR Christa Jaya terus bertumbuh dengan positif.
“Kami ingin meyakinkan masyarakat, bahwa BPR Christa Jaya adalah BPR yang sangat kuat, sehingga masyatakat tidak perlu khawatir untuk menempatkan dananya di BPR Christa Jaya,” ujar Wilson.
Dikatakannya, dari sisi aset, laba, dan permodalan, BPR Christa Jaya sangat kuat dan capaian ini, tidak terlepas dari kinerja seluruh staf BPR Christa Jaya.
“Tentu kami juga terus mendukung program-program pemerintah seperti MBG, dan teman-teman developer lainnya dalam membangun perumahan, dan itu salah satu faktor yang meningkatkan protofolio kredit kami,” jelasnya.
Pada tahun ini, Wilson menyatakan, pihaknya masih terus mendukung program pemerintah yakni MBG, dan menopang program perumahan rakyat. “Portofolio kredit ini yang akan terus kita kembangkan, lewat kerja sama dengan teman-teman developer perumahan,” pungkas Wilson. (*)







Tinggalkan Balasan