“Berdasarkan informasi yang beredar di media massa, kami menilai ada hal-hal yang masih menjadi tanda tanya terkait kematian korban. Karena itu, kami bertemu untuk saling bertukar informasi agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak simpang siur,” jelasnya.
Simson juga menyoroti pertanyaan publik terkait hasil autopsi yang hingga kini masih dinantikan.
“Publik terus bertanya sejauh mana hasil autopsi. Karena itu, koordinasi harus terus dibangun agar tidak ada informasi yang salah di masyarakat,” katanya.
Ia berharap kerja sama antara pihak kepolisian dan kuasa hukum keluarga dapat membantu mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.
“Tujuan kami adalah membangun kerja sama antara pengacara dan kepolisian untuk membuka kasus ini,” tandasnya. (*)







Tinggalkan Balasan