Melki juga mengaitkan peran ASN dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui program “Ayo Beli NTT” dan pengembangan produk UMKM desa. Ia meminta CPNS ikut membantu promosi produk lokal dan membangun narasi pemasaran produk unggulan masyarakat.
Menurut dia, pemerintah provinsi sedang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan melalui program One Village One Product.
“Kita ingin produk-produk UMKM desa dijual secara terhormat dan punya nilai tambah. ASN harus ikut mendukung kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT Flafianus Dua menjelaskan pelatihan dasar CPNS tahun 2026 dirancang untuk membentuk karakter ASN profesional yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatan sebagai pelayan masyarakat.
Ia mengatakan pelatihan berlangsung selama 65 hari kerja atau setara 599 jam pembelajaran yang terdiri dari pelatihan mandiri, pembelajaran distance learning, aktualisasi di tempat kerja, dan pembelajaran klasikal.



Tinggalkan Balasan