Evaluasi itu, lanjutnya, harus menyentuh sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Pemerintah daerah ingin memastikan guru, kepala sekolah, siswa, orang tua murid, pasien, hingga masyarakat umum benar-benar merasakan manfaat pelayanan pemerintah.
“Di sekolah harus dicek apakah guru dan orang tua murid puas dengan pelayanan pendidikan. Di rumah sakit dan puskesmas juga begitu. Minimal hadirkan senyum, sapa, dan pelayanan yang ramah,” ujarnya.
Melki juga menyoroti perubahan sistem birokrasi nasional yang menurutnya akan semakin kompetitif dan berbasis kinerja seperti sektor swasta. Ia mengingatkan ASN yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal dalam sistem promosi jabatan.
“Ke depan ASN bekerja berbasis profesionalisme dan kinerja. Yang hanya bekerja rutinitas tanpa kualitas tidak akan berkembang. Karena itu latih diri untuk bekerja dengan pola yang baik,” katanya.
Ia meminta peserta Latsar menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing dan tidak takut menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan pemerintahan.



Tinggalkan Balasan