“Sejauh ini tidak ada kendala. Bahkan saat uji coba pertama, air minum bersih bantuan PLN sudah bisa dirasakan oleh semua warga,” ujar Karolus.

Dalam implementasinya, PLN membangun bak penampung serta jaringan distribusi yang memungkinkan air bersih dialirkan langsung ke rumah-rumah warga.

Infrastruktur tersebut telah rampung pada Desember 2025 dan kini berfungsi optimal dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas harian masyarakat.

Karolus menambahkan, ketersediaan debit air yang cukup besar membuka peluang pengembangan jaringan distribusi agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Debit air ini cukup besar. Kami berharap ke depan ada pengembangan lanjutan, sehingga lebih banyak masyarakat Desa Wewo yang bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Program penyediaan air bersih ini menjadi wujud nyata kehadiran PLN dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup di sekitar wilayah proyek.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan di luar penyediaan listrik, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan kesehatan lingkungan. Ia menegaskan, PLN akan terus mengembangkan program sosial yang adaptif dan berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas dan merata. (Humas PLN)