Ia juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang sering menunda pemeriksaan karena benjolan tidak menimbulkan rasa nyeri. Padahal, beberapa kondisi berbahaya justru tidak disertai rasa sakit pada tahap awal.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis benjolan yang umum terjadi, seperti lipoma (lemak), infeksi atau bisul, hingga hernia yang dikenal sebagai “turun berok”, serta kemungkinan adanya keganasan.

Selain itu, peserta diimbau untuk tidak melakukan tindakan mandiri, seperti memijat benjolan, karena dapat memperburuk kondisi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan terkait kondisi kesehatan yang mereka alami.

Program Pengabdian Dosen ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Kedokteran UMI dalam mendekatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah dengan akses informasi kesehatan yang masih terbatas.